hemonart adalah

Activated Clotting Time (ACT) Adalah: Prosedur Lengkap dengan Hemonart CompactOne 9

Activated Clotting Time (ACT) adalah salah satu pemeriksaan koagulasi yang penting. Tes ini berperan dalam tindakan medis yang membutuhkan pemantauan heparinisasi secara cepat, seperti kateterisasi jantung, hemodialisis, dan bedah jantung dengan mesin pintas jantung-paru (cardiopulmonary bypass). Pedoman praktik laboratorium klinis CDC menegaskan bahwa pemeriksaan koagulasi seperti ACT memerlukan prosedur yang terstandar. Dengan prosedur yang tepat, hasil pemeriksaan dapat diandalkan secara klinis. Artikel ini membahas prosedur operasional pemeriksaan ACT menggunakan instrumen Hemonart CompactOne 9 beserta tabung reaksi Blact ACT secara lengkap dan sesuai standar.

Activated Clotting Time (ACT) Adalah? Pengertian dan Prinsip Kerja

Activated Clotting Time (ACT) adalah tes pembekuan darah. Petugas memasukkan sampel darah segar (whole blood) ke dalam tabung reaksi yang mengandung aktivator, seperti celite, partikel kaca, atau kaolin. Aktivator ini memicu proses pembekuan darah. Instrumen kemudian menghitung secara otomatis waktu yang dibutuhkan hingga darah membentuk gumpalan (clot).

Pada prosedurnya, petugas mencampur tabung reaksi yang sudah berisi sampel darah secara homogen, lalu memasukkannya ke dalam instrumen Hemonart CompactOne 9. Di dalam alat ini, sensor memutar dan memanaskan tabung hingga suhu 37°C (± 0,5°C). Proses ini berlangsung sampai sensor mendeteksi gumpalan fibrin secara mekanis.

Reagen BlacT ACT untuk Pemeriksaan Activated Clotting Time (ACT)

Berikut spesifikasi tabung reaksi ACT BlacT yang digunakan dalam pemeriksaan ini:

  1. Jenis tabung: Tabung kaca yang mengandung celite sebagai zat aktivator pembekuan.
  2. Identifikasi visual: Tabung memiliki penutup berwarna hitam (black flip-top). Warna ini membedakannya dari jenis tabung ACT lainnya.
  3. Kebutuhan sampel: Setiap pengujian memerlukan 2 ml sampel darah segar. Jangan mengambil sampel dari jalur akses yang mengandung heparin. Heparin dapat memperpanjang waktu pembekuan secara artifisial sehingga hasil pemeriksaan menjadi tidak akurat.
  4. Kemasan: Satu kotak berisi 100 tabung reaksi BlacT.
  5. Kompatibilitas instrumen: Tabung reaksi BlacT ACT telah teruji kompatibel dengan instrumen Hemonart CompactOne 9.

Langkah-Langkah Pemeriksaan ACT dengan Hemonart CompactOne 9

Ikuti tahapan berikut secara berurutan untuk memperoleh hasil pemeriksaan ACT yang akurat:

  1. Tekan tombol START pada perangkat Hemonart CompactOne 9. Tombol ini memulai hitungan waktu 60 detik. Anda harus memasukkan tabung reaksi ke dalam instrumen dalam rentang waktu tersebut.
  2. Gunakan teknik dua tangan saat memindahkan darah dari spuit ke tabung reaksi. Satu tangan memegang tabung dengan aman. Tangan lainnya menekan plunger spuit secara perlahan dan terkontrol.
  3. Buka penutup flip-top sepenuhnya saat mengisi darah. Tutup kembali penutup dengan rapat sebelum Anda memulai homogenisasi.
  4. Masukkan tepat 2 ml darah dari spuit pengambilan ke dalam tabung reaksi BlacT ACT.
  5. Segera tutup bagian atas tabung (flip-top). Homogenkan tabung reaksi sebanyak sepuluh kali agar darah dan aktivator tercampur sempurna.
  6. Masukkan tabung reaksi ACT ke dalam lubang uji (test well) yang sesuai. Lakukan ini dalam waktu maksimal 60 detik setelah Anda menekan tombol START. Putar tabung searah jarum jam dengan cepat agar terpasang sempurna pada instrumen.
  7. Instrumen akan memutar dan memanaskan tabung secara otomatis. Setelah sensor mendeteksi gumpalan fibrin, tabung reaksi berhenti berputar. Anda bisa melihat hasil pemeriksaan pada layar perangkat.

Hal-Hal Penting yang Perlu Diperhatikan

Agar hasil pemeriksaan ACT tetap valid dan dapat dipercaya secara klinis, perhatikan beberapa hal berikut:

  • Kontrol kualitas (quality control): Lakukan kontrol kualitas secara rutin, baik harian maupun setiap kali Anda menggunakan lot tabung baru. Langkah ini memastikan kinerja reagen dan instrumen tetap sesuai standar.
  • Suhu penyimpanan: Simpan tabung BlacT sesuai rekomendasi produsen. Pantau juga masa simpan setelah Anda membuka kemasan agar tidak melewati batas stabilitas reagen.
  • Kalibrasi instrumen: Lakukan kalibrasi Hemonart CompactOne 9 secara berkala. Ikuti jadwal yang ditetapkan oleh produsen atau bagian penjaminan mutu laboratorium.
  • Jika sensor tidak mendeteksi gumpalan fibrin dalam batas waktu maksimum, ulangi pemeriksaan dengan sampel dan tabung reaksi yang baru.
  • Gunakan istilah yang konsisten, misalnya test well, agar seluruh petugas laboratorium mudah memahami prosedur.

Kesimpulan: Activated Clotting Time (ACT) Adalah Tes yang Vital untuk Pemantauan Koagulasi

Pemeriksaan ACT menggunakan Hemonart CompactOne 9 dan tabung reaksi BlacT ACT merupakan metode yang efisien. Metode ini membantu petugas memantau status koagulasi pasien secara cepat dan akurat. Ikuti prosedur operasional yang tepat, mulai dari pengambilan sampel, homogenisasi, hingga interpretasi hasil. Dengan begitu, petugas laboratorium dapat memastikan keandalan hasil pemeriksaan. Keandalan ini berdampak langsung pada keputusan klinis, terutama dalam tindakan yang membutuhkan heparinisasi seperti bedah jantung dan hemodialisis.


Referensi: Hemonart Medikal Sistemler Sanayi Ticaret A.Ş. (2022). HEMONART BlacT: Activated Clotting Time Test Tube [Package Insert] (Versi 04). Istanbul, Turki: Hemonart Medikal Sistemler.

No comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *